satu pertanyaan yang ada di dalam vikiranku..
Apakah seorang anak hanya boleh menerima tapi tidak boleh menolak.. ???
Harusnya setiap bayi diberi hak untuk memilih orangtua nya sendiri ..
aku tak percaya kodrat seorang anak hanya boleh mematuhi perintah orangtua..
Tapi setelah di vikir" kembali,,
di mana ada orangtua yang tidak mengatur anaknya??
mereka vikir, mengekang sama artinya dengan mencintai..
mengatur sama artinya dengan memberi perhatian..
bukankah tidak selamanya kasih sayang ditunjukkan dengan pengekangan??
Sama seperti di saat memilih calon pendamping hidup..
memang orangtua mana yang tak ingin melihat anaknya bahagia..
namun apakah dengan memikirkan pendapat orang lain mengenai calon pendamping anaknya lebih penting dari kebahagiaan dan perasaan anak itu sendiri??
bukankah perasaan itu begitu amat sangat sederhana??
kesederhanaan itu menjadi barang mewah ditengah kemewahan yang pernah ku nikmati..
mengapa kita selalu mengukur materi dan kekayaan sebagai ukuran sepadan atau tidak ??
apakah hanya itu yang membuat martabat manusia menjadi begitu berharga di dunia ini??
mengapa seakan" kemiskinan menjadi momok dan hama yang menakutkan di dunia fana ini??
mengapa begitu banyak yang terkukung dalam pesona kekuasaan dan selalu beranggapan bahwa dunia selalu berpusar di bawah kaki nya..
padahal diluar sana begitu banyak hal yang tak bisa kita kendalikan dengan kedua tangan kita..
ketika seseorang gagal, tak seorang pun mau nmelirik kepadanya..
tetapi ketika ia sukses,tiba" semua orang menoleh pada kita..
sebenarnya apa yang ku lakukan juga untuk kebaikan ku sendiri..
aku juga tak ingin menerjunkan diriku ke jurang kematian tuk menjalani kehidupan yang tak ku inginkan..
hanya kepercayaan dan keyakinan dari mereka yang ku butuhkan..
hingga suatu saat nanti ku bisa membuktikan bahwa yang ku pilih tak salah..
hanya waktu yang bisa membuktikannya bukan??
dan satu kado terindah yang kuinginkan adalah restu dari mu papa dan mama ku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar