ibarat kertas yang masih rapi..
jika sudah sekali kita remas tidak akan pernah bisa kembali rapi seperti semula..
pasti berbekas..
aku tahu...
masa lalu mu sangat luar biasa..
begitu pun aku..
kita berdua hampir serupa..
mungkin inilah yang membuat kita masih sama - sama bertahan untuk bersama..
karna pengalaman hidup yang serupa..
tapi cukuplah semua itu jadi pelajaran untuk kamu dan aku..
masa muda yang penuh dengan gejolak dan kesalahan..
bukankah..
seorang istri tidak hanya sebagai pendamping/kekasih..
teman dalam senang dan susah..
pelengkap dan penyempurna separuh dari agama seorang suami..
tapi..
seorang istri juga harus menjadi pengiring langkah suami..
pemberi kekuatan..
penyeka debu salah dan keringat khilaf suaminya dengan doa"nya..
Ingatlah.....
Aku memang bukan teman yang bisa membebaskanmu dari segala kesulitan..
tapi yakinlah aku akan setia disisimu membisikkan kata" semangat jika kesulitan masa lalu mu membayangi mu..
Aku juga bukan teman yang bisa memberikan dirimu segunung harapan untuk kamu selalu barharap dan bersandar padaku..
tapi aku akan berusaha menjadi teman yg meratakan segunung beban mu jika suatu hari beban mu menumpuk hebat..
Aku juga tidak dapat berjanji sejuta madah indah untuk membuatmu bahagia..
tapi aku akan memastikan aku tidak akan mengucapkan kata - kata hina yang dapat menyakiti hatimu..
tapi aku akan memastikan aku tidak akan mengucapkan kata - kata hina yang dapat menyakiti hatimu..
aku juga bukan teman yang bisa menyemai benih cinta yang ada dalam jiwamu..
Tapi aku berjanji akan aku sirami bunga cinta yang telah lama hidup dalam jiwamu supaya terus subur dan mewangi dan tidak akan pernah mati..









